Dodik

ARTIKEL2 SAYA UNTUK KOMPETISI iB (BANK SYARIAH) KOMPAS SEPT - OKT 2009 1. BANK SYARIAH 2. PENGALAMAN SAYA MEMILIKI TABUNGAN SYARIAH 3. iB Kepanjangan dari Bank Islam 4. Bank Dibagi Dua 5. 5. Memilih bank indonesia, bank syariah, atau bank dunia Selamat, karena tulisan anda terpilih menjadi salah satu dari 5 tulisan terfavorit IB blogger competition. Silahkan cek di Kompasiana-IB blogger competition. Untuk itu, kami mohon kesediaannya untuk mengirim alamat lengkap dan nomor telp. yang bisa kami hubungi untuk kebutuhan pengiriman merchandise. Terimakasih.

Minggu, Mei 27, 2012

Stadion Euro 2012 Di Bangun Di Atas Kuburan: Metalist Stadium

EURO 2012 | UKRAINA – POLANDIA | METALIST STADIUM

Stadion Euro 2012

Metalist Stadium

Selasa, 31 Januari 2012 01:59 wib

Fitra Iskandar - Okezone

Foto: Metalist Stadium/Wikipedia
Foto: Metalist Stadium/Wikipedia
KHARKIV - Metalist Stadium sudah dua kali berganti nama. Pada periode 1926-1940 stadion tersebut bernama Tractor Stadium, kemudian diganti menjadi Dzerzhinets Stadium (1940-1967).

Metalist Stadium di bangun di atas kuburan Holy Spirit berdasarkan perintah Ketua Presidium Uni Soviet Anastas Mikoyan pada 1925. Nama 'Traktor' pada awal keberadaan stadion diberikan karena pembangunannya disponsori oleh pabrik traktor setempat. Sebelum Perang Dunia II, diubah menjadi Dzerzhynets Stadium untuk menghormati Felix Dzerzhinsky, kepala Cheka pertama Uni Soviet.

Menyambut Euro 2012, untuk keempat kalinya stadion direnovasi dengan melengkapi Stand selatan dan membangun Stand timur. Pemindahan atap dan modernisasi general serta penambahan estetika dirampungkan akhir 2009. 5 Desember 2009, secara resmi stadion dibuka kembali berbarengan dengan perayaan ulang tahun ke-50 Presiden Metalist Kharkiv Oleksandr Yaroslavsky.

Nama sebelumnya: Tractor Stadium (1926–1940), Dzerzhinets Stadium (1940–1967)
Lokasi : Kharkiv, Ukraine
Koordinat : 49°58′51.09″N 36°15′42.13″E
Broke ground : 1925
Dibuka : September 12, 1926
Renovasi : December 5, 2009
Pemilik : Metalist Kharkiv
Surface : Grass
Arsitek : Z. V. Permilovskyi
Kapasitas : 38,633[1] (football)
Dimensi Lapangan: 105 x 68m

Sejarah Kota
Kharkiv adalah kota kedua terbesar di Ukraina yang dibangun pada 1654. Di masa Kerajaan Rusia Kharkiv mempunyai peran kunci dalam perkembangan budaya Ukraina. Kota ini juga merupakan kota pertama Ukraina saat Soviet Sosialis Ukraina diproklamasikan 1917 dan pemerintahan Soviet terbentuk.

Sampai tahun 1934, Kharkiv tetap menjadi ibukota SSR Ukraina yang kemudian pindah ke Kiev. Ahli sejarah menemukan bukti artefak dari zaman perunggu bahwa peradaban di Kharkiv telah ada sejak 2 abad sebelum masehi. Namun ditemukan di abad 17 oleh Eponymous, Kharkiv kemudian menjadi sebuah kota pada 1654.

Seperti kota di Ukraina lain, Kharkiv juga punya sejarah kelam terutama saat periode Soviet.Yang paling diingat sejarah adalah penahanan ratusan cendekiawan dan seniman yang dianggap anti komunis di tahun 1934, upaya pembersihan itu pun berlanjut hingga 1938. Sekitar 3.800 tahanan Polandia di kamp Starobelsk dieksekusi di Kharkiv.

Pada Perang Dunia II Kharkiv juga jatuh ke tangan Nazi Jerman pada 24 Oktober 1941. Tapi Soviet merebutnya kembali 16 Februari 1943.Uniknya, Jerman kembali menguasai kota hanya sebulan kemudian namun akhirnya berhasil dibebaskan 23 Agustus 1943.Tapi pengorbanannya sangat mahal. puluhan ribu orang tewas dan hampir sebagian besar kota hancur.

Transportasi
Kharkiv memiliki Bandara yang berada 10 km dari pusat kota.Banyak opsi untuk menuju ke bandara dengan bus, trolleybus dan bus ekspres. Namun jangan sekali-kali menunggu metro, karena tidak melayani rute ke bandara. Perjalanan ke kota lain di Ukraina bisa dilakukan lewat udara maupun jalur kereta. Kharkiv memiliki rapid transit system yang memiliki 29 jalur stasiun.
 
 34  0

Berita Terkait : Stadion Euro 2012

Selasa, April 03, 2012

Kampanye Presiden








Rabu, Agustus 10, 2011

Serahkan RI ke Saya

Tahun lalu pemerintah membayar utang jatuh tempo Rp 135,6 triliun.
Tahun ini total beban utang yang mesti dibayar mencapai Rp 148,1 triliun. "Pembiayaan utang tahun ini justru melebihi defisit," ungkap Rahmat. Itu karena defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini diperkirakan Rp 124,7 triliun.
Dus, pemerintah harus mencari dana Rp 288,8 triliun guna menutup defisit dan membayar utang tersebut. Memang, nilai utang jatuh tempo dalam kurun waktu 2005-2011 sendiri semakin besar. "Ini adalah utang-utang lama yang dibuat 15-20 tahun yang lalu," terang Rahmat. 
Dengan data di atas maka ada kesimpulan yang akan membawa kepada penyelesaian utang Negara RI.
1. Sumber Hutang
Sumber hutang RI adalah berasal dari HUTANG-HUTANG masa waktu 15-20 tahun yang lalu. Berarti hukum Negara harus diganti dengan hukum syariah/hukum agama. Karena WNI tidak takut hukum Negara yang "akal-akalan manusia". Dengan hukum agama, koruptor dari masa lalu dan masa sekarang tetap terkena HUKUMAN, karena HUKUM AGAMA berlaku sepanjang waktu. MUI boleh memberikan fatwa, atau Hakim Islam mengeluarkan vonis bagi koruptor dengan:
1). Mengembalikan seluruh kekayaan Negara yang telah diambilnya
2). Menahan koruptor apabila hartanya tidak cukup untuk mengembalikan kerugian Negara
3). Memotong tangan koruptor yang tidak bersedia mengembalikan uang hasil korupsinya yang kurang dari 1 M, lebih dari 50 jt. Dan Hartanya diambil oleh Negara sebanyak uang yang telah dikorupsinya.
4). Menghukum mati koruptor yang tidak bersedia mengembalikan uang hasil korupsi dari Negara yang lebih dari 1 M. (Denda/Diyat orang membunuh orang kurang lebih 1 M).

2. Jangka Waktu Utang
Utang Negara memiliki masa waktu pembayaran, dan setiap jadwal pelunasan utang, Negara memperpanjang kontrak utang dengan berhutang lagi. Gali lubang tutup lubang. Cara ini harus dihentikan. Negara bisa mengatakan dan meneliti kembali hutang-hutangnya untuk keperluan apa saja, dan kenyataannya bagaimana. Jika Negara hanya diperas untuk membayar hutang kenapa Negara tidak memutuskan untuk tidak berhutang, dan berhenti berhutang. Sehingga hutang Negara tetap dan bisa minta tangguh waktu pelunasan dengan cara angsur. Sehingga beban Negara setiap tahunnya untuk Negara TETAP. Dan HUTANG NEGARA setiap tahunnya berkurang.

3. Kebutuhan Negara
Dengan pendapatan Negara yang ada, setelah dikurangi MEMBAYAR HUTANG digunakan untuk kebutuhan NEGARA secukupnya. Dan bisa mengalihkan pendapatan pajak dengan ZAKAT, INFAK, SHODAKOH. Hal ini juga untuk melihat kesejahteraan masyarakat, berapa persen yang berhak menerima zakat, dan berapa persen yang menjadi wajib mengeluarkan zakat.

CUKUP itu saja. BERIKAN PEMERINTAHAN ini ke saya jika KAMU dan KALIAN tidak mampu mengelola NEGARA RIku ini. INI NAMANYA PEMBERONTAKAN YANG SAYA LAKUKAN. MATI dan HIDUP bukan kamu atau kalian yang menentukan tetapi ALLAH SWT. Kalau tidak percaya, tundalah kematian Muhammad SAW agar hidup lagi di masa kita ini.

Senin, Agustus 08, 2011

Tidak Ada Yang Peduli

Mereka mengatakan bahwa aku tidak bekerja apa-apa untuk NKRI, atau bahkan mereka mengatakan aku hanyalah seorang "munafik" yang hanya bisa bicara dan tidak membuktikan apa-apa.

Mereka tidak menganggap yang mereka katakan adalah salah, namun justru mereka menyebarkannya bahwa mereka sudah benar.

Tidak perlu saya membela diri dihadapan mereka.

Kehidupan yang Islami memang tidak mudah mewujudkannya, namun pokok dari perjuangan Muhammad SAW adalah Pemurnian Aqidah.

Mereka boleh berbangga sekarang sudah memiliki kekayaan yang melimpah, istri yang banyak, anak-anak yang banyak, namun mereka tidak sadar bahwa Aqidah umat Islam sedang digrogoti.

Pemurnian aqidah pertama yang dilakukan Ibrahim as adalah merobohkan patung, begitu pula Muhammad saw saat masuk Makkah.

Namun sekarang umat dilarang merobohkan berhala (patung yang disembah). Baiklah kita hormati keyakinan orang yang menyembah berhala, untuk kamu (penyembah berhala) agama kamu, untuk aku (muslimin) agamaku.

PATUNG para Pahlawan bukan untuk berhala.

Apakah karena larangan membuat patung itu hanya dianggap sunah Nabi, sehingga tidak wajib?

Sayang tidak ada yang peduli, ya Allah swt Engkau saksinya, aku sudah menyampaikannya.

Sabtu, Agustus 06, 2011

Apa MUHAMMADIYAH SALAH?

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pertanyaan yang belum lama menjadi sebuah perdebatan dalam pemikiran saya. Muhammadiyah adalah ormas di RI/Hindia Belanda yang berdiri pada tahun 1912 M.

Saat RI di proklamasikan, mereka (kader Muhammadiyah) yang kemudian menjadi pemimpin-pemimpin di RI. Contohnya adalah Ir Soekarno yang mengakui sebagai kader Muhammadiyah, dan memilih jalan Nasionalis. Muhammad Hatta juga aktifis Muhammadiyah yang juga memilih jalan Nasionalis. Dan Jenderal Besar Soedirman, yang juga adalah seorang kader Muhammadiyah.

Pertanyaan Apa MUHAMMADIYAH SALAH? berlatar belakang tokoh-tokoh RI seperti Ir Soekarno, Drs. Muh. Hatta, dan Jend. Besar Soedirman yang dibuat PATUNG.

Kenapa Muhammadiyah tidak berfatwa tentang membuat patung kadernya? Apa fatwa Muhammadiyah tentang membuat patung kadernya yang menjadi pahlawan adalah HALAL?

Seorang Muhammadiyah, tentu dia adalah seorang muslim, yang bersyahadat TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH SWT, dan MUHAMMAD SAW ADALAH RASUL ALLAH SWT.

Sedangkan sejarah dibentuknya patung-patung para tokoh Muhammadiyah (muslim) ini sendiri tidak ada yang menuliskannya. Tidak ada yang mempublikasikannya, bagaimana patung itu di buat, oleh siapa, dan dalam rangka apa, dan sebagainya.

Sebagai seorang muslim yang tumbuh berkembang dilingkungan NU dan Muhammadiyah (dari jumlah rakaat Sholat tarawih), saya, Muthofar Hadi, menyayangkan jika pemilik kader (ormas Muhammadiyah) kemudian tidak mau tahu dengan didirkannya patung-patung mereka (kader Muhammadiyah).

Saya hanya ingin bertanya, apakah Muhammadiyah bersedia bertanggungjawab dengan kader-kader mereka, sampai sekarang ada yang dibuat patung?

Salam sejahtera, semoga ramadhan ini membawa berkah bagi kita -umat muslim-.

Dari saya yang sedang gunda, Muthofar Hadi (pemilik web site Partai Republik Islam Indonesia).

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jumat, Juni 24, 2011

Bimbingan Islam dalam Mengabadikan Orang Besar


Barangkali akan ada orang bertanya:
Apakah tidak memenuhi suatu maksud umat, untuk mengembalikan sebagian keindahan yang pernah dicapai oleh orang-orang besar kita, yang telah berhasil mengisi lembaran sejarah yang berharga itu, lantas para pembesar itu diabadikan dalam bentuk patung, agar menjadi peringatan generasi berikutnya terhadap jasa-jasa, dan keunggulan yang pernah mereka capai? sebab peringatan bangsa itu sering dilupakan dan pertukaran malam, dan siang itu sendiri sebenarnya yang membawa lupa.

Untuk menjawab persoalan ini, perlu dijelaskan, bahwa Islam sama sekali tidak suka berlebih-lebihan dalam menghargai seseorang, betapapun tingginya kedudukan orang tersebut, baik mereka yang masih hidup ataupun yang sudah mati.

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda:
"Jangan kamu menghormat aku (saw) seperti orang-orang Nasrani menghormati Isa as bin Maryam, tetapi katakanlah, bahwa Muhammad (saw) itu hamba Allah swt dan RasulNya." (Riwayat Bukhari dan lain-lain)
Mereka bermaksud akan berdiri apabila melihat Nabi, sebagai suatu penghormatan kepadanya, dan untuk mengagungkan kedudukannya.

Cara semacam berdiri dilarang oleh Nabi dengan sabdanya:
"Jangan kamu berdiri seperti orang-orang ajam (selain Arab) yang berdiri untuk menghormat satu sama lain." (Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah)
Beliau pun memberikan suatu peringatan kepada umatnya, sikap yang berlebih-lebihan terhadap kedudukan Nabi saw sesudah beliau mati, maka bersabdalah Nabi sebagai berikut:
"Jangan kamu menjadikan kuburku (saw) ini sebagai tempat hari raya." (Riwayat Abu Daud)
Dan dalam doanya kepada Tuhan swt beliau mengatakan:
"Ya Allah! Jangan engkau jadikan kuburku sebagai berhala yang disembah." (Riwayat Malik)
Ada beberapa orang datang kepada Nabi s.a.w., mereka itu memanggil Nabi saw dengan kata-katanya:
"Hai orang baik kami dan anak orang baik kami, hai tuan kami dan anak tuan kami."
Mendengar panggilan seperti itu, Nabi saw kemudian menegurnya dengan sabdanya sebagai berikut:
"Hai manusia! Ucapkanlah seperti ucapanmu biasa atau hampir seperti ucapanmu yang biasa itu, jangan kamu dapat diperdayakan oleh syaitan. Saya adalah Muhammad (saw), hamba Allah swt dan pesuruhNya. Saya tidak suka kamu mengangkat aku lebih dari kedudukanku yang telah Allah swt tempatkan aku." (Riwayat Nasa'i)
Agama ini (Islam) pendiriannya dalam masalah menghormat orang, tidak suka seseorang itu diangkat-angkat seperti berhala yang didirikan, dengan biaya beribu-ribu, supaya orang-orang memberikan penghormatan kepadanya.

Banyak sekali material yang dimasukkan oleh penganjur-penganjur kebesaran, dan juru kunci tempat-tempat bersejarah melalui pintu orang-orang atau pengikut, dan pengekornya yang telah mampu mendirikan berhala ini. Dengan begitu, maka pada hakikatnya mereka ini telah menyesatkan rakyat (umat Muhammad saw) dengan menggunakan orang-orang besar yang jujur itu.

Keabadian hakiki yang dikenal di kalangan umat Islam hanyalah Allah swt, yang mengetahui segala yang rahasia dan tersembunyi, yang tidak sesat dan tidak lupa. Sedang kebanyakan para pembesar yang namanya diabadikan di sisi Allah swt adalah orang-orang yang tidak begitu dikenal oleh manusia. Hal ini justru karena Allah swt suka kepada orang-orang yang baik, taqwa dan tidak perlu menampak-nampakkan kepada orang lain. Mereka ini apabila datang tidak dikenal, dan apabila pergi tidak dicari.

Sekalipun keabadian itu sangat perlu bagi manusia, tetapi tidak mesti dengan didirikannya patung untuk orang-orang besar, yang perlu diabadikan tersebut. Cara untuk mengabadikan yang dibenarkan oleh Islam ialah mengabadikan mereka itu ke dalam hati, dan lisan, yaitu dengan menyebut kesuksesan perjuangan mereka, dan peninggalan-peninggalan yang baik-baik, yang ditinggalkan untuk generasi sesudah mereka.

Dengan demikian mereka itu akan selalu menjadi sebutan orang-orang belakangan.
Rasulullah s.a.w. sendiri dan begitu juga para khalifah ra (khulafaurrasidin) dan pemuka-pemuka Islam lainnya, tidak ada yang diabadikan dengan berbentuk materi, dan patung-patung yang terbuat dari batu yang dipahat.

Keabadian mereka itu semata-mata adalah karena sifat-sifat baiknya (manaqibnya) yang diceriterakan oleh orang-orang dulu (salaf) kepada orang-orang belakangan (khalaf) dan yang diceriterakan oleh orang-orang tua kepada anak-anaknya.

Sifat beliau itu tertanam dalam hati, selalu disebut dalam lisan, selalu mengumandang di majlis dan klub-klub serta memenuhi hati, walaupun tanpa diwujudkan dengan patung dan gambar.

Halal dan Haram dalam Islam
oleh Yusuf Qardhawi